11.13.2025

Solid Gold Berjangka | Emas Mengilap di Tengah Sepinya Data Ekonomi AS

 

Harga Emas hari ini - Emas stabil setelah naik hampir 2% di sesi sebelumnya, karena para pedagang mempertimbangkan prospek ekonomi AS yang tidak pasti yang diperparah oleh tidak adanya data yang andal.

Emas diperdagangkan tepat di bawah $4.200 per ons pada hari Kamis, mengkonsolidasikan kenaikan empat hari - rekor kenaikan terpanjang dalam sebulan. Sementara anggota parlemen AS diperkirakan akan mengakhiri penutupan pemerintah terpanjang dalam sejarah, Gedung Putih telah memperingatkan bahwa laporan ketenagakerjaan dan inflasi resmi untuk bulan Oktober kemungkinan besar tidak akan dirilis.

Kekosongan data selama penutupan pemerintah telah menyebabkan investor bertindak gegabah atau mengandalkan statistik swasta untuk memantau kondisi ekonomi terbesar di dunia. Emas telah naik hampir 5% minggu ini, sebagian karena ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut setelah Washington kembali beroperasi - hal positif bagi logam mulia, yang tidak membayar bunga.

Namun, para pembuat kebijakan berbeda pendapat tentang perlunya pengurangan lebih lanjut pada biaya pinjaman. Presiden Federal Reserve Bank of Atlanta, Raphael Bostic, dan Presiden Bank of Boston, Susan Collins, keduanya mengatakan mereka mendukung suku bunga tetap stabil untuk mendinginkan inflasi.

Emas turun tipis 0,1% menjadi $4.192,82 per ons pada pukul 07.56 waktu Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stagnan. Perak bertahan stabil mendekati rekor, platinum sedikit melemah, dan paladium sebagian besar tidak berubah. - Solid Gold Berjangka

Sumber: Newsmaker.id

11.11.2025

Solid Gold | Kompromi Senat AS Membuka Jalan Berakhirnya Penutupan Pemerintah

 

Harga Emas hari ini - Penutupan pemerintah terlama dalam sejarah Amerika Serikat bisa segera berakhir minggu ini. Hal ini terjadi setelah Senat mencapai kompromi untuk memulihkan pendanaan federal, yang lolos dari rintangan awal pada Minggu malam. Meski begitu, masih belum jelas kapan Kongres akan memberi persetujuan akhir.

Kesepakatan ini akan mengembalikan pendanaan untuk lembaga-lembaga federal yang kehabisan dana sejak 1 Oktober. Langkah ini memberikan kelegaan bagi banyak pihak, seperti keluarga berpenghasilan rendah yang kehilangan subsidi pangan, ratusan ribu pegawai federal yang belum menerima gaji selama lebih dari sebulan, serta para pelancong yang terdampak ribuan pembatalan penerbangan.

Pendanaan pemerintah akan diperpanjang hingga 30 Januari, membuat pemerintah federal tetap berjalan - meskipun berarti utang nasional akan terus bertambah sekitar $1,8 triliun per tahun, dari total utang yang kini mencapai $38 triliun.

Saat ini, Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump memegang mayoritas di Kongres. Namun, Partai Demokrat memanfaatkan aturan Senat yang mensyaratkan 60 dari 100 suara untuk meloloskan sebagian besar undang-undang. Mereka menggunakan aturan itu untuk memperjuangkan perpanjangan subsidi asuransi kesehatan bagi 24 juta warga AS, yang akan berakhir pada akhir tahun ini. Kompromi Senat tersebut juga menetapkan bahwa pemungutan suara untuk RUU layanan kesehatan akan dilakukan pada bulan Desember.

Keputusan delapan anggota Demokrat moderat untuk mendukung kesepakatan ini memicu kemarahan sebagian anggota partai, terutama setelah kemenangan Demokrat di beberapa wilayah penting seperti New Jersey dan Virginia, serta terpilihnya seorang sosialis demokrat sebagai wali kota New York City berikutnya. Banyak anggota partai khawatir tidak ada jaminan bahwa RUU layanan kesehatan itu nantinya akan lolos di Senat atau DPR.

"Kami berharap bisa berbuat lebih banyak," kata Senator Dick Durbin dari Illinois, wakil pemimpin Demokrat di Senat. "Penutupan pemerintah sebenarnya bisa jadi kesempatan untuk mendorong kebijakan yang lebih baik. Tapi ternyata tidak berhasil."

Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos pada akhir Oktober menunjukkan bahwa 50% warga AS menyalahkan Partai Republik atas penutupan ini, sementara 43% menyalahkan Partai Demokrat.

Sementara itu, saham-saham AS naik pada hari Senin, didorong oleh kabar adanya kemajuan kesepakatan untuk membuka kembali pemerintahan.

Demokrat Moderat Jadi Perantara Kesepakatan

Kesepakatan hari Minggu tersebut ditengahi oleh Senator Demokrat Maggie Hassan dan Jeanne Shaheen dari New Hampshire, serta Senator Angus King, seorang independen dari Maine, menurut sumber yang mengetahui perundingan itu.

Trump sebelumnya membatalkan miliaran dolar pengeluaran dan memangkas ratusan ribu gaji pegawai federal, yang dianggap melanggar kewenangan konstitusional Kongres dalam urusan fiskal. Tindakan itu juga melanggar undang-undang pengeluaran yang telah disetujui sebelumnya oleh Kongres. Karena itu, beberapa politisi Demokrat mempertanyakan mengapa mereka harus menyetujui kesepakatan pengeluaran baru jika tindakan semacam itu bisa terulang.

Kesepakatan kali ini tidak mencakup batasan khusus untuk mencegah Trump melakukan pemotongan anggaran lebih lanjut. Namun, kesepakatan tersebut akan menghentikan sementara kampanyenya untuk mengurangi jumlah pegawai federal, dengan melarang pemecatan hingga 30 Januari.

Selain itu, kesepakatan juga akan mendanai program subsidi pangan SNAP hingga 30 September tahun depan, agar program tersebut tidak terganggu jika terjadi penutupan lagi di masa mendatang.

Masih ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum kesepakatan ini bisa menjadi undang-undang. Senat harus mencapai kesepakatan bipartisan (dua partai) agar bisa mempercepat pemungutan suara final. Jika tidak, prosesnya bisa memakan waktu hingga akhir minggu depan, memperpanjang penutupan pemerintah lebih lama lagi.

DPR Bisa Bertindak Cepat

Ketua DPR Mike Johnson mengatakan bahwa DPR bisa mengesahkan RUU tersebut secepatnya pada hari Rabu, dan kemudian mengirimkannya kepada Trump untuk ditandatangani menjadi undang-undang - asalkan Senat bertindak cepat.

"Saya pikir kita akan meloloskannya dari DPR dan membawanya ke meja presiden," katanya kepada Fox Business.

Namun, jika pemerintah tetap tutup lebih lama lagi, pertumbuhan ekonomi AS bisa menjadi negatif pada kuartal keempat, terutama jika penerbangan belum kembali normal pada libur Thanksgiving tanggal 27 November, menurut penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett. - Solid Gold

Sumber: Newsmaker.id

11.10.2025

PT Solid | Saham Naik, Dolar Menguat di Tengah Harapan Akhir Shutdown AS

 

Harga Emas hari ini - Pasar saham global menguat pada awal pekan ini seiring meningkatnya optimisme bahwa penutupan pemerintahan Amerika Serikat akan segera berakhir. Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,5%, sementara Nasdaq 100 menguat 0,8%, setelah pemimpin Senat Partai Republik John Thune menyebut kesepakatan untuk mengakhiri shutdown selama 40 hari "mulai terbentuk". Sejumlah senator Demokrat dikabarkan siap mendukung rancangan tersebut jika detail akhir dapat disepakati.

Sentimen positif juga terlihat di pasar Asia, dengan bursa Korea Selatan memimpin kenaikan. Di sisi lain, imbal hasil obligasi AS naik ke 4,12% karena investor beralih ke aset berisiko, sementara yen Jepang melemah 0,2% terhadap dolar AS. Berakhirnya shutdown diharapkan dapat membuka kembali akses terhadap data ekonomi penting seperti inflasi dan ketenagakerjaan, yang selama ini terhenti dan membuat arah kebijakan The Fed penuh ketidakpastian.
Meski sentimen membaik, pasar masih berhati-hati setelah penurunan tajam saham teknologi pekan lalu menimbulkan kekhawatiran soal valuasi yang terlalu tinggi. Analis menilai, kembalinya rilis data ekonomi akan memberi kejelasan lebih bagi The Fed dalam menentukan langkah suku bunga berikutnya. Namun, beberapa pejabat Fed masih menunjukkan sikap hati-hati terkait pemangkasan suku bunga tambahan.
Di pasar komoditas, harga emas bergerak naik tipis karena investor menimbang pelemahan ekonomi AS dengan kabar kemajuan kesepakatan politik di Washington. Sementara itu, harga minyak cenderung stabil setelah pelaku pasar menilai risiko kelebihan pasokan dan dampak sanksi baru AS terhadap Rusia. - PT Solid
Sumber: Newsmaker.id

PT Solid | Saham Teknologi & Energi Dongkrak Nikkei 0,9%

 

Harga Emas hari ini - Saham Jepang menguat berkat pelemahan yen dan harapan pertumbuhan pendapatan domestik. Saham teknologi dan energi memimpin penguatan. NEC naik 2,7% dan Inpex naik 2,3%. Sementara itu, Honda Motor turun 3,8% setelah memangkas proyeksi pendapatan tahun fiskalnya. USD/JPY berada di level 153,90, naik dari 153,47 pada penutupan pasar saham Tokyo hari Jumat.

Investor mencermati laporan keuangan perusahaan kuartalan. Sumitomo Metal Mining dan produsen mobil Subaru Corp. akan mengumumkan pendapatan mereka hari ini. Indeks Nikkei naik 0,9% ke level 50.725,80. - PT Solid

Sumber: Newsmaker.id

11.07.2025

PT Solid Gold Berjangka | Yen Menguat, Nikkei Terseret

 

Harga Emas hari ini - Bursa Jepang melemah pada Jumat(7/11) setelah kejatuhan saham teknologi AS semalam. Penguatan yen ikut menekan sentimen, dengan saham-saham terkait chip memimpin pelemahan. Renesas Electronics turun 3,9%, SoftBank Group merosot 7,3%, dan Advantest jatuh 6,1%.

Di pasar valas, USD/JPY bergerak ke 152,95 dari 153,87 pada penutupan Kamis di Tokyo. Penguatan yen biasanya membebani eksportir karena pendapatan luar negeri tergerus saat dikonversi, sehingga menekan sektor teknologi dan komponen chip.

Investor kini menunggu rilis laporan keuangan dan detail langkah ekonomi dari Perdana Menteri Sanae Takaichi. Sorotan juga tertuju pada Mitsubishi Heavy Industries yang akan melaporkan kinerja keuangannya hari ini untuk mencari petunjuk prospek kuartal berikutnya.

Hingga sesi pagi, Indeks Nikkei turun 1,4% ke 50.186,27. Pelemahan ini mencerminkan kombinasi tekanan eksternal dari Wall Street dan faktor domestik berupa penguatan yen serta kewaspadaan jelang serangkaian rilis kinerja emiten. - PT Solid Gold Berjangka

Sumber: Newsmaker.id

11.06.2025

Solid Gold Berjangka | Minyak Lesu, Stok AS Menumpuk-Rebound atau Lanjut Turun?

 

Harga Emas hari ini - Harga minyak melemah di sesi Kamis (6/11) seiring pasar mencerna data persediaan AS yang naik dan kekhawatiran kelebihan pasokan yang masih membayangi. WTI diperdagangkan di bawah $60 dan Brent di bawah $64, melanjutkan pelemahan dua hari terakhir di tengah perdagangan yang cenderung datar sejak pekan lalu. Sentimen tertekan oleh prospek surplus pasokan ke depan.

Laporan resmi EIA menunjukkan stok minyak mentah AS naik 5,2 juta barel pada pekan yang berakhir 31 Oktober, sementara persediaan bensin dan distilat turun, menandakan permintaan produk yang masih tangguh. Sebelumnya, API memperkirakan kenaikan stok yang lebih besar, +6,5 juta barel, sehingga data EIA yang tetap bertambah mempertahankan bias bearish harga.

Di sisi kebijakan, pasar juga menilai keputusan OPEC+ untuk menunda kenaikan produksi pada kuartal I/2026, sebuah langkah yang dibaca sebagai pengakuan risiko surplus pasokan walau bukan pembalikan strategi. Nada hati-hati ini ikut membatasi reli harga, apalagi di tengah dolar yang sebelumnya menguat. Fokus berikutnya tertuju pada laju permintaan global dan sinyal OPEC+ berikutnya terkait jalur suplai 2026. - Solid Gold Berjangka

Sumber: Newsmaker.id

11.05.2025

PT Solid Gold | Pasar Asia Terseret Penurunan Saham AI

 

Harga Emas hari ini - Pasar Asia-Pasifik mengalami penurunan pada hari Rabu, mengikuti penurunan yang terjadi di Wall Street, yang dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap valuasi saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI). Saham Palantir, salah satu pemain utama dalam sektor AI, turun sekitar 8%, meskipun perusahaan melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Penurunan ini mencerminkan kehati-hatian investor terhadap saham-saham AI yang dianggap overvalued, meskipun pertumbuhannya kuat.

Indeks saham utama di Asia menunjukkan penurunan, dengan S&P/ASX 200 di Australia turun 0,19%, dan Nikkei 225 Jepang melemah 0,25%. Sementara itu, Kospi di Korea Selatan jatuh 1,9% dan Kosdaq turun 0,95%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperkirakan akan dibuka lebih rendah, mencerminkan sentimen negatif yang menggerakkan pasar global. Kekhawatiran terhadap valuasi tinggi di sektor AI memperburuk sentimen pasar secara keseluruhan.

Komentar dari CEO Goldman Sachs dan Morgan Stanley, yang memperingatkan tentang kemungkinan koreksi pasar dalam dua tahun mendatang, semakin menambah ketidakpastian. "Aksi jual akhirnya terjadi setelah komentar dari CEO Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Capital Group yang mengatakan bahwa pasar akan menghadapi koreksi," kata Andrew Jackson, kepala strategi ekuitas Jepang di Ortus Advisors.

Penurunan ini juga mencerminkan tren yang lebih luas di pasar saham global, dengan indeks S&P 500 turun 1,17% dan Nasdaq Composite turun 2,04%. Valuasi saham AI telah mendorong rasio P/E maju S&P 500 di atas 23, mendekati level tertinggi sejak 2000, menambah kekhawatiran akan koreksi pasar setelah lonjakan besar-besaran di saham-saham AI. - PT Solid Gold

Sumber : Newsmaker.id