8.09.2019

SOLID BERJANGKA | Ditengah Pasar Yang Tenang

SOLID BERJANGKA - EUR/USD Diperdagangkan Dibawah 1.1200 Ditengah Pasar Yang Tenang


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Seperti biasanya pada jam-jam terakhir keprihatinan terhadap pengaruh dari konflik perdagangan Amerika-Cina terhadap prospek pertumbuhan global terus membuat imbal hasil obligasi di dunia G-10 berada dibawah tekanan yang berat dan dengan teguh mempertahankan permintaan terhadap assets safe haven seperti CHF, JPY dan Emas.

Sementara itu dari Amerika Serikat, Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat menunjukkan bahwa klaim pengangguran mingguan awal Amerika Serikat turun sebanyak 8000 menjadi 209.000 di minggu yang berakhir pada hari Sabtu minggu lalu. Data dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat ini membantu menaikkan permintaan akan dollar Amerika Serikat.

Konsensus pasar memandang klaim awal muncul di level 215.000 setelah revisi penurunan 217.000 sebagimana yang dilaporkan pada minggu sebelumnya.

Klaim pengangguran yang berkelanjutan, yang mewakili jumlah orang yang sudah menerima “benefit” berada pada 1.684.000 selama minggu yang berakhir pada 27 Juli, turun 15.000 dari minggu sebelumnya yang tidak direvisi di level 1.699.000 kata laporan tersebut. Moving Average selama 4 minggu turun sebanyak 11.000 menjadi 1.687.250. Para trader memonitor data pekerjaan dengan seksama untuk mengukur seberapa agresifnya Federal Open Market Committee (FOMC) mengubah kebijakan moneter.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1145 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1100 dan kemudian 1.1026. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1250 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut k 1.1290 dan kemudian 1.1333.

EUR/USD diperdagangkan dibawah 1.1200, berkonsolidasi. Pasar menjadi lebih tenang setelah Cina menetapkan Yuan pada level yang lebih kuat daripada yang diperkirakan dan meskipun komplain mengenai perlakuan yang tidak adil dari Amerika Serikat.

EUR/USD mempertahankan sentimen konsolidasi dan menggemakan sentimen berhati-hati secara luas di pasar global di dalam konteks dimana sikap “terbang pergi ke yang aman” masih mendominasi meskipun agak berkurang.
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.08.2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Dollar Amerika Ambil Napas

PT SOLID GOLD BERJANGKA - EUR/USD Turun Ke 1.1200, Dollar Amerika Serikat Ambil Napas


PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Ketegangan perdagangan dan ketakutan mengenai bagaimana hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tetap menjadi sorotan, mendorong para investor mencari assets yang aman.

Katalisator terbaru adalah keputusan dari RBNZ yang memutuskan untuk memangkas tingkat suku bunganya menjadi 50 basis poin, suatu pengumuman yang memberikan sebagian dukungan terhadap dollar Amerika Serikat.

Hal lain yang membebani matauang bersama Eropa adalah rilis data Produksi Industri Jerman yang jatuh 1.5 % MoM pada bulan Juni, jauh lebih buruk daripada yang diperkirakan – 0.4 %, sementara perbandingan secara tahunan menunjukkan penurunan 5.2 %, yang juga lebih buruk daripada yang diperkirakan.

Permintaan untuk keamanan telah mengirim imbal hasil obligasi jatuh ke rekor terendah, dengan imbal hasil “bund” Jerman 10 tahun turun – 0.61 % dan imbal hasil Amerika Serikat yang serupa menyentuh 1.60 %.

Saham berusaha mengalami pemulihan selama sesi Eropa, namun Wall Street diakhiri dengan penurunan dimana Dow Jones dan S&P mengakhiri hari dengan merah.

Dengan tidak adanya event makro ekonomi yang relevan pada hari kemarin di Amerika Serikat dan Eropa, maka ketegangan perdagangan dan ketakutan akan perlambatan ekonomi global menjadi penggerak pasar forex.

Saat ini pasangan matauang EUR/USD diperdagangkan disekitar 1.1202. Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1195 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1160 dan kemudian ke 1.1125. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1250 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1285 dan kemudian 1.1320.

Pasangan matauang EUR/USD melemah ke area 1.1200 karena bangkitnya saham dan pulihnya imbal hasil hutang pemerintah setelah buruknya lelang Treasury Amerika Serikat. Ketegangan karena perdagangan tetap menjadi tema pasar yang utama.
PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.07.2019

PT SOLID GOLD | Rebound Kembali Ke Zona 1.1200

PT SOLID GOLD - EUR/USD Menemukan Support Diatas 1.1160 Dan Rebound Kembali Ke Zona 1.1200


PT SOLID GOLD JAKARTA - Berita pada akhir hari Senin bahwa Amerika Serikat menjuluki Cina sebagai manipulator matauang telah mendorong pasar saham dunia turun lebih dalam, setelah kerugian yang tajam pada hari Senin. Namun, bank sentral Cina kemudian mengatur matauangnya, Yuan, ditukar dengan matauang dolar AS pada 6.9683, yang adalah 0.7 % turun dari penetapan pada hari Senin. Yuan terdepresiasi ke kerendahan selama 11 tahun terhadap dollar Amerika Serikat pada hari Senin, di 7.1087 terhadap dollar Amerika Serikat.

Penetapan Yuan dibawah 7 menghentikan mereka yang berpikir bahwa pemerintah Cina akan membiarkan Yuan terus terdepresiasi terhadap dollar Amerika Serikat. Dan juga bank sentral Cina tahu pembiaran Yuan jatuh nilainya salah satunya adalah untuk mencegah larinya modal dari Cina, yang sangat mungkin telah sedang berlangsung.

Penggerak yang kritikal terus adalah ketegangan perdagangan Amerika Serikat – Cina. Setelah tuduhan “manipulator matauang” oleh Amerika Serikat kemarin, datangnya pemulihan Yuan membantu mengoffset sebagian keprihatinan. Hal yang terbaru kemarin adalah komentar dari pejabat Amerika Serikat yang menunjukkan ekspektasi bahwa negosiasi bisa selesai, termasuk kemungkinan untuk menghindarkan tarif yang terbaru.

Secara tehnikal, apabila pasangan matauang ini berhasil melewati area resistance 1.1200, maka akan lanjut ke 1.1225 dan akhirnya ke 1.1250. Sebaliknya penurunan pasangan matauang ini akan bertemu dengan “support” terdekat di 1.1190 yang apabila terlewati akan lanjut ke 1.1160 dan kemudian 1.1130.

Pasangan matauang EUR/USD mencapai dasarnya di 1.1166 setelah permulaan dari perdagangan sesi Amerika Serikat dan “rebound” kearah area 1.1200. Pada saat ini diperdagangkan pada 1.1200.

Pasangan EUR/USD terus bergerak dalam sikronisasi dengan indeks Dow Jones, dalam arah yang berlawanan. Harga saham di Wall Street naik kemarin, sementara euro turun dibandingkan dengan dollar Amerika Serikat. Pada saat yang bersamaan, imbal hasil obligasi zona Euro tetap berada dekat rekor kerendahan sementara di Amerika Serikat, kemarin imbal hasil bergerak sedikit turun ke kerendahan beberapa tahun.
PT SOLID GOLD 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.06.2019

SOLID GOLD BERJANGKA | Jasa Inggris Yang Bagus

SOLID GOLD BERJANGKA - GBP/USD Meningkat Diatas 1.2150 Ditengah Data PM Jasa Inggris Yang Bagus


SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Dari Amerika Serikat, setelah Trump mengejutkan pasar dengan tarif yang baru atas barang-barang Cina, negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini menyerang balik. Cina mengijinkan matauangnya jatuh dengan satu dollar Amerika Serikat sekarang bisa membeli lebih dari tujuh Yuan – suatu garis yang dianggap sensitif secara politik. Terlebih lagi, ada laporan-laporan bahwa Beijing akan menghentikan pembelian barang-barang agrikultur Amerika Serikat. Ketegangan perdagangan telah mendorong uang kedalam obligasi Amerika Serikat yang aman – dengan demikian membuat “greenback” menjadi kurang menarik. Pertempuran terus berlangsung.

Non-manufacturing Purchasing Manager Index Amerika Serikat menurun ke angka 53.7 % pada bulan Juli, menandai pertumbuhan yang paling lambat sejak bulan Agustus 2016. Penurunan 1.4 % dari bulan Juni sebesar 55.1 % mengejutkan pasar, dengan ekspektasi konsensus memandang index ini akan datang di 55.5 %.

Dari segi lain, Sterling menerima dorongan dari Markit Service Purchasing Manager Index yang bagus. Indikator ini muncul di 51.4, merefleksikan kenaikan di dalam pertumbuhan, meskipun tetap dalam level yang rendah.

Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.2120 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2075 dan kemudian 1.1985. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.2185 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2250 dan kemudian 1.2380.

GBP/USD diperdagangkan diatas 1.2150, naik dari kerendahan. Markit PMI Jasa Inggris untuk bulan Juli muncul diatas dari yang diperkirakan pada 51.4, merefleksikan pertumbuhan. Sebelumnya spekulasi membebani.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dia hanya ingin memenuhi janji kampanye – namun para analis politik telah mencurigai bahwa keputusannya untuk menyuntik £ 1.8 miliar kedalam National Health Service (NHS) adalah pergerakan politik menjelang pemilihan yang baru. Dan ketidak pastian membebani Poundsterling.

Terlebih lagi, penasehat senior Perdana Menteri Dominic Cummings – yang dianggap sebagai otak dibalik kampanye “Vote Leave” telah berkata bahwa pemerintah bisa mem bypass parlemen dan menuju ke Brexit tanpa kesepakatan. Perkataan dari para pendukung Brexit yang setia di the Telegraph membebani sentimen terhadap Poundsterling.
SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.05.2019

SOLID GOLD | Penurunan Mingguan Yang Terburuk

SOLID GOLD - GBP/USD Naik Diatas 1.2150 Pada Akhir Minggu Meskipun Masih Mengalami Penurunan Mingguan Terburuk


SOLID GOLD JAKARTA - Ketegangan perdagangan datang kembali setelah Presiden Amerika Serikat Trump mengumumkan pengenaan lebih banyak tarif atas barang-barang impor Cina dan Cina berjanji untuk membalasnya. Komentar-komentar mengenai hal ini kemungkinan akan terus mempengaruhi pasar.

Di Inggris semua adalah mengenai Brexit. Walaupun minggu ini laporan GDP akan dirilis, Brexit yang dengan atau tanpa kesepakatan terus menjadi pengendali kunci dari Sterling. Ketidak pastian tetap tinggi dan Brexit yang keras pada tanggal 31 Oktober kelihatannya akan terjadi lebih daripada sebelumnya.

Secara tehnikal, “support” kunci menunggu di 1.2139 yang apabila berhasil dilewati, akan lanjut ke 1.2110 dan selanjutnya diikuti dengan kerendahan baru selama 2019, di 1.2076. Sementara “resistance” menunggu di 1.2170  yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.2250 dan kemudian 1.2300.

Pasangan GBP/USD naik sedikit pada hari Jumat lalu dan mendekati akhir dari minggu lalu diperdagangkan sedikit diatas 1.2150, masih turun dilihat secara mingguan. Pada saat ini pasangan matauang ini telah turun sedikit dibawah 1.2150 disekitara 1.2148. Tren negatif bagi pasangan matauang ini terus berlanjut: turun selama lima dari enam minggu terakhir, kehilangan sebanyak 400 pips.

Pada hari Kamis, GBP/USD turun ke dasar pada 1.2078, level terendah sejak bulan Januari 2017 dan kemudian stabil diatas 1.2100. Pada hari Jumat, dilatarbelakangi dollar Amerika Serikat yang melemah, bangkit kembali keatas 1.2150.

“Greenback” gagal mengambil keuntungan terhadap matauang utama dunia lainnya meskipun laporan “employment” Amerika Serikat. Payroll meningkat sebanyak 164.000 sesuai dengan yang diperkirakan dan upah naik 0.3 % MoM.
SOLID GOLD 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.02.2019

SOLID BERJANGKA | Lemahnya Data Amerika

SOLID BERJANGKA - EUR/USD Memperpanjang Pemulihan Setelah Lemahnya Data Amerika Serikat 


SOLID BERJANGKA JAKARTA - Dollar Amerika Serikat membumbung naik didalam reaksi yang mendadak terhadap pemangkasan tingkat bunga oleh Fed yang bernada “hawkish” pada Kamis dinihari kemarin. Sebagaimana yang telah diperkirakan, Federal Reserve menurunkan tingkat bunga “benchmark”nya sebesar 25 bps untuk pertamakalinya sejak bulan Desember 2008 namun kurangnya komitmen untuk pemangkasan tingkat bunga berikutnya menjadi salah satu kunci yang memicu rally USD yang kuat.

“Greenback” mendapatkan dorongan tambahan setelah Gubernur Fed Jerome Powell, di dalam konferensi pers nya menggambarkan pemangkasan bunga sebagai penyesuaian kebijakan ditengah siklus dan tidak berarti permulaan dari serangkaian pemangkasan tingkat bunga. Powell menurunkan ruang lingkup untuk suatu pelonggaran yang signifikan dan tetap yakin mengenai outlook ekonomi domestik Amerika Serikat, sementara tetap mengakui meningkatnya resiko perlambatan global dan ketidak pastian dari perang dagang.

Menguatnya dollar Amerika Serikat secara luas telah mengirim pasangan matauang EUR/USD jatuh kebawah ke level terendah sejak bulan Mei 2017, jauh dibawah dari ayunan setelah ECB dekat “support” di angka 1.1100. Pasangan matauang ini melanjutkan arah turunnya selama sesi Asia, meskipun menunjukkan ketangguhan dibawah pertengahan 1.1000 ditengah kondisi “oversold” yang ekstim.

Data ekonomi Amerika Serikat yang keluar kemarin adalah angka pengangguran mingguan dan ISM Manufacturing PMI. Klaim pengangguran Amerika Serikat pada minggu yang berakhir tanggal 26 Juli bertambah menjadi 215.000 lebih buruk daripada yang diperkirakan 214.000. Sementara itu ISM Manufacturing Index untuk bulan Juli muncul di 51.2% sementara konsensus pasar memperkirakan indeks ini muncul di 52.0 % pada bulan Juli setelah 51.7 % pda bulan Juni. Angka diatas 50 % dipandang sebagai tanda dari pertumbuhan ekonomi dan sebaliknya. Semakin jauh angka dari indikator ini diatas atau dibawah 50 %, semakin besar atau kecil tingkat perubahannya.

Saat ini pasangan matauang ini diperdagangkan disekitar 1.1087. Secara tehnikal, “support” awal menunggu di 1.1025 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.0995 dan kemudian 1.0960. Sedangkan “resistance” awal menunggu di 1.1100 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke 1.1138 dan kemudian 1.1145

EUR/USD diperdagangkan diatas 1.1050 setelah data ISM Manufacturing PMI meleset dengan 51.2 poin dan imbal hasil Amerika Serikat tertekan. Sebelumnya EUR/USD sempat jatuh dan diperdagangkan mendekati 1.1000, level terendah didalam lebih dari dua tahun. Keengganan Fed untuk memberikan signal mengenai pemangkasan suku bunga lebih jauh dan outlooknya yang optimis telah membuat dollar Amerika Serikat naik. Sementara PMI manufaktur dari zona Euro sesuai dengan yang diperkirakan, menunjukkan terjadinya kontraksi.
SOLID BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :

8.01.2019

PT SOLID GOLD BERJANGKA | Rudal Korea Utara

PT SOLID GOLD BERJANGKA - Mayoritas Bursa Asia Terpukul Peluncuran Rudal Korea Utara


PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA - Saham pengembang properti Tiongkok sumbang pelemahan setelah badan pengambil keputusan utama Partai Komunis yang berkuasa mengatakan bahwa China tidak akan menggunakan pasar properti sebagai bentuk stimulus jangka pendek.

Bursa saham Jepang jatuh karena investor menyaksikan perkembangan negoisasi dagang Amerika-China dan gelombang pendapatan perusahaan terbaru. Indeks Nikkei turun 187,78 poin atau 0,86 % menjadi 21.521,53  yang disumbang oleh anjloknya saham Nintendo turun 1,2 % setelah raksasa hiburan itu membukukan penurunan laba operasional tahun-ke-tahun, meskipun penjualan konsol Switch-nya lebih kuat.

Nikkei juga tertekan oleh saham perusahaan teknologi Konica Minolta yang anjlok 11,4 % karena membukukan rugi bersih tak terduga dalam tiga bulan hingga Juni. Namun Sony melonjak 5,3 % setelah perusahaan membukukan laba operasi kuartal pertama.

Perdagangan saham Seoul turun terutama di tengah pertikaian perdagangan yang intens dengan Jepang dan meningkatnya ketegangan keamanan di Semenanjung Korea setelah Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik jarak pendek ke laut Rabu pagi, peluncuran kedua rudal dalam seminggu.

Indeks Kospi berakhir turun 14,13 poin atau 0,69 % menjadi 2.024,55 dengan tekanan kuat saham kelas berat Samsung Electronics anjlok 2,6 % setelah labanya merosot lebih dari setengahnya pada kuartal kedua.

Dikawasan pasifik, pasar saham Australia merosot ke posisi merah setelah mencapai rekor tertinggi di sesi sebelumnya. Indeks ASX 200 turun 32,50 poin atau 0,47 % menjadi 6.812,60 tertekan anjloknya saham-saham perbankan besar seperti saham Banks Commonwealth dan Westpac masing-masing turun 1,3 % dan 1,2 %, sedangkan ANZ turun 0,3 % dan NAB turun setengah %.

Bursa saham Selandia Baru turun 21,20 poin atau 0,19 % menjadi 10.857,75 setelah perdagangan sebelumnya mencapai rekor tertinggi, meskipun saham perusahaan susu a2 Milk Company naik 1,2 % yang memperpanjang kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut.

Pada penutupan perdagangan bursa saham Asia  akhir bulan hari Rabu kemarin anjlok cukup signifikan, tertekan berita Korea Utara melakukan uji coba senjata kedua dalam waktu kurang dari seminggu dan ancaman perdagangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Cina membayangi nasib putaran pembicaraan perdagangan terbaru yang terjadi di Shanghai.

Investor juga menunggu hasil pertemuan dua hari Federal Reserve Amerika Serikat dengan konferensi pers pasca-pertemuan Ketua Fed Jerome Powell untuk petunjuk selanjutnya tentang jalur kebijakan moneter.

Indeks Shanghai Composite China turun 19,83 poin atau 0,67 % menjadi 2.932,51 setelah data resmi menunjukkan aktivitas pabrik negara itu kontraksi untuk bulan ketiga berturut-turut pada Juli di tengah perang tarif dengan Washington dan lemahnya permintaan domestik. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong berakhir turun 1,31 % pada 27.777,75.
PT SOLID GOLD BERJANGKA 

Sumber : Vibiznews


Baca Juga :